Calendar Of Event | 18 Feb 2015

Grebeg Sudiro Solo

Masyarakat Tionghoa-Jawa di Kota Solo setiap tahun merayakan Tahun Baru Imlek yang disebut Grebeg Sudiro. Pesta rakyat ini akan diselenggarakan di Kawasan Pasar Gede, Solo, pada 15-18 Februari 2015. Beragam kesenian dalam bentuk karnaval budaya ditampilkan terutamanya kesenian barongsai, pakaian tradisional, adat keraton sampai kesenian kontemporer.

Grebeg Sudiro merupakan salah satu cara menunjukkan harmonisasi antara etnis yang berbeda. Etnis Jawa dan Tionghoa hidup dalam satu lingkungan yang diwarnai tradisi saling menghargai. Menjelang prosesi Grebeg Sudiro, kedua etnis tersebut saling bantu-membantu mempersiapkan ritual syukur kepada bumi dan alam semesta ini.

Kata grebeg sendiri merupakan bahasa Jawa yang kerap digunakan untuk menyambut hari-hari khusus, seperti Kelahiran Nabi Muhammad, Syawal, Idul Adha dan Suro. Puncak perayaan Grebeg Sudiro adalah saat perebutan hasil bumi dan makanan yang disusun dalam bentuk gunungan. Tradisi rebutan didasari oleh falsafah jawa berbunyi “ora babah ora mamah”, artinya“jika tidak berusaha maka tidak makan”. Sedangkan bentuk gunung memiliki filosofi bahwa masyarakat Jawa senantiasa bersyukur pada Sang Pencipta.

Source :
http://indonesia.travel/ 

TAGS: Grebeg Sudiro Solo Solo Imlek



LINKS: